Categories
Main

Potret Industri Mekanisasi Pertanian Thailand

Pesatnya kemajuan sektor pertanian di Thailand tidak terlepas dari du – kungan penuh industri pertaniannya. Dengan membangun industri perta – nian lokal yang kuat dan mampu bersaing melawan produk impor, sektor pertanian di Negeri Seribu Pagoda tersebut selang – kah lebih maju dibandingkan negaranegara jirannya.

Salah satu industri lokal yang mendu – kung kemajuan sektor pertanian Thailand adalah Chokchai Agricultural Machinery Co. Ltd (CAM). Pabrik berbagai mesin pertanian ini berdiri pada 1972. Arun Karn – chang Part. Ltd, demikian namanya waktu itu, hanya memproduksi gigi poros traktor dan gigi traktor tangan.

“Saat itu sektor pertanian Thailand mulai berkembang. Untuk menyukseskan program ekstensifikasi dan menggenjot produksi, tidak bisa hanya mengandalkan te na – ga manusia. Karena itu pemerintah mu lai mendorong mekanisasi pertanian de ngan menggunakan mesin-mesin,” ujar Sup pa – korn Limpanachokchai, Managing Director CAM Co. Ltd ketika menerima rom bongan pebisnis dari berbagai negara yang me – nyambang pabriknya di kawasan Oam-Noi, Katumban, Bangkok, beberapa waktu lalu.

Dukungan Pemerintah

Suppakorn menjelaskan, pemerintah Thai land mendorong tumbuh dan ber – kem bangnya industri lokal. Kalau pun terpaksa mengimpor mesinnya, maka harus diupayakan perangkatnya sebanyak mung kin mengandung komponen lokal.

Karena dorongan yang kuat itulah pada 1990 atau 2533 tahun penanggalan Thailand, Arun Karnchang ber – ubah nama menjadi Diamonds Engineering Co. Perusahaan ini membangun pa – brik baru untuk me ningkatkan ka – pasitas produksi komponen traktor “Diamonds”.

Pada 2001, per – usahaan ini ber – ganti nama lagi menjadi Chokchai Agricultural Machinery Co. Ltd. (CAM) yang bergerak di bidang: desain, pengembangan, produksi dan pemasaran traktor “Chai”. Di samping itu, CAM juga menerima order pembuatan berbagai perangkat alat pertanian serta mengageni sejumlah merek traktor. CAM terus berkembang dan sejak 2011 merambah pasar Asia Tenggara, seperti Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Vietnam, dan Kamboja. Khusus untuk me – masarkan produknya di Indonesia, CAM menjalin kemitraan dengan PT Rutan.

Merek Terkenal

Sejumlah komponen buatan CAM digunakan pabrikan terkenal, seperti John Deere, Yanmar, Kioti, Massey Ferguson, Iseki, Claas, DKSH, New Holland, Multico, Sumitomo, RMA Cambodia, dan Harvest Center Cambodia. “Bersama merek-me – rek tersebut, produk kami menyebar ke berbagai negara di Asia, Eropa, Amerika, Australia dan Afrika,” sambung Suppa – korn yang didampingi sejumlah direksi.

Kini CAM menjelma menjadi grup in – dustri mesin-mesin pertanian terkemuka dengan tujuh anak perusahaan, yakni: CAM, Siam Advance Machinery Co.Ltd, Aroonkit Supplier Co. Ltd, Advance Im – plements Co. Ltd, Yanmar Tractor Samut – sakor Co. Ltd, EMA Mechanic Co. Ltd, dan Yan mar Tractor Pathumthani Co. Ltd. Da – lam membangun dan mengembangkan industri pertanian di negaranya, CAM menjalin kerja sama dan kemitraan dengan industri komponen, di antaranya: CMT Farm Im – ple ments, Sammitr, Uniparts Group, Anglo-Thai, Ashun, dan Nipha.

Pabrik utama CAM didukung 235 karyawan dan sejumlah me – sin modern yang dijalankan ro – bot. Adapun produk dan kompo – nen yang dihasilkannya adalah rotary tiller, backoe for tractor, grapple crane for tractor, farm tractor front blade, pick up crane, sugarcane wagon, power tiller, front end loader, dan polydisc plough. Tahun lalu, CAM meluncurkan produk baru, yaitu bed tiller combine, square baler, sugarcane harvester, all new rotary tiller dan cassava/sugarcane planter.